Sebagai seorang pengusaha, anda haruslah mengetahui bagaimana cara membuat business plan atau rencana bisnis. Business plan tersebut merupakan sebuah tanda keseriusan anda dalam menjalankan usaha anda. Usaha yang anda jalankan tanpa memiliki business plan yang jelas hanya akan membuat usaha anda mengalami kerugian. Untuk membuat business plan memanglah tidak mudah.

Ada banyak aspek yang harus anda perhatikan sebelum membuat business plan. Misalnya saja apa tujuan usaha anda apa apa saja faktor internal dan eksternal yang bisa mempengaruhi usaha anda nantinya, analisa keuangan, analisa peluang dan masih banyak yang lainnya.

Untuk membuat business plan untuk kewirausahaan yang baik, berikut ini adalah caranya.

Lakukan Riset Usaha

Dalam membuat business plan, ada berbagai analisis mengenai bisnis anda. Untuk bisa menganalisi hal tersebut, anda penting sekali untuk melakukan riset. Anda bisa melakukan riset usaha tersebut secara mandiri ataupun dengan menggunakan jasa dari orang lain. Riset yang anda lakukan tersebut haruslah sesuai atau relevan dengan usaha anda. Sehingga riset tersebut dapat memberikan hasil yang bisa anda masukan ke dalam business plan anda dan bisa membantu anda untuk mengatasi berbagai masalah yang mungkin anda akan hadapi nantinya.

Tentukan Tujuan, Visi, dan Misi dari Usaha

Untuk membuat busines plan, anda harus bisa menentukan tujuan dari pembuatan usaha anda tersebut. Tujuan tersebut dapat berupa tujuan usaha jangka pendek dan tujuan usaha jangka panjang. Jika tujuan usaha sudah anda tentukan, maka nantinya anda akan bisa menjalankan usaha anda sesuai dengan tujuan tersebut. Selain tujuan, anda juga harus membuat visi dan misi untuk usaha anda. Visi dan misi usaha anda tersebut haruslah sejalan dengan tujuan yang anda buat. Sehingga usaha anda tersebut dapat berjalan dengan teratur sesuai dengan tujuannya.

Buat Company Profile

Agar business plan anda dapat lebih meyakinkan. Anda haruslah membuat company profile. Company profile merupakan sebuah ringkasan dari profile usaha anda. Sehingga anda bisa dengan mudah memperkenalkan perusahaan anda kepada berbagai kalangan. Misalnya saja, anda bisa memasukkan tentang sejarah pendirian usaha anda, apa saja produk atau jasa yang anda sediakan, target pasar, serta kepemilikan dari sumber daya perusahaan anda.

Catat Semua Transaksi Keuangan

Selain untuk rancangan usaha anda, anda juga akan membutuhkan business plan ketika ingin mengajukan investasi untuk usaha anda kepada investor tertentu. Oleh karena itu, penting sekali bagi anda untuk mencatat semua transaksi keuangan usaha anda. Dengan mencatat semua transaksi keuangan pada business plan, investor akan bisa melihat dan memahami arus kas yang perusahaan anda miliki. Semakin bagus arus kasnya, maka kemungkinan investor tersebut untuk berinvestasi pada usaha anda akan semakin besar.

Susun Strategi Marketing

Cara membuat business plan yang terakhir adalah dengan meyusun strategi marketing yang tepat dan sesuai. Selain itu anda juga harus membuat rencana eksekusi untuk strategi marketing tersebut sehingga usaha anda menjadi lebih terkenal. Penyusunan strategi dan rencana eksesekusi marketing usaha anda meliputi bagaimana konsep strateginya, channel promosi apa yang akan anda gunakan, hingga berapa anggaran biaya yang anda butuhkan.

Membangun suatu usaha memanglah tidak mudah, namun itu bukanlah hal yang mustahil untuk anda lakukan. Setelah anda memahami bagaimana cara membuat business plan, anda bisa mulai membuatnya untuk usaha anda sendiri, sehingga usaha anda dapat anda rencanakan dengan baik dan matang.

Semoga ulasan singkat dari Rudius Media ini bisa menginspirasi anda dalam membuat bisnis plan dengan tepat.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *