Pemasaran produk dan jasa secara online dapat dilakukan tidak hanya melalui media sosial, tetapi juga melalui marketplace. Memilih pasar yang tepat adalah cara memulai bisnis online khususnya bagi kamu yang baru memulainya.

Salah satunya adalah Shopee yang menawarkan cara termudah untuk menjual online dan platform ini sangat populer di kalangan publik sehingga membantu menyebarkan informasi tentang produk Kamu.

Sebagai pemula yang ingin berjualan  online di Shopee, tentunya Kamu perlu memahami cara menggunakan marketplace tersebut dan bagaimana mendapatkan pelanggan pertama dan  banyak pesanan.

Memulai bisnis online dengan Shopee memang terdengar mudah, tapi perlu diingat bahwa ada beberapa hal yang dapat Kamu lakukan untuk membantu shopee kamu menjual online  dan menjual dengan baik seluruh produk bisnis kamu. Diantaranya adalah:

1. Mendaftarkan Akun Shopee Bisnis kamu

Tentunya cara pertama untuk memulai bisnis online melalui Shopee adalah dengan memiliki akun Shopee dan melakukan pembelian dari Shopee terlebih dahulu. Membuat akun Shopee sendiri sangatlah mudah.

  • Pertama, cukup unduh aplikasi di Play Store untuk pengguna Android atau di App Store untuk pengguna iOS.
  • Lalu masuk ke aplikasi Shopee, masuk ke menu Saya dan pilih Daftar.
  • Masukkan nomor ponsel yang aktif dan belum terdaftar di Shopee, masukkan kode Captcha dan kode verifikasi Kamu, lalu klik Daftar.
  • Kamu akan menerima SMS berupa kode verifikasi. Setelah proses verifikasi, cukup masukkan nama pengguna Kamu. Dalam hal ini, Kamu tentu saja dapat menyesuaikan nama toko. Kemudian kamu tinggal memasukkan kata sandi yang kamu inginkan dan mengkonfirmasinya.
  • Akun Shopee Kamu telah dibuat.

 

2. Lengkapi Informasi Pendukung

Setelah membuat akun toko Shopee Kamu, sangat penting  untuk membuat profil toko yang sesuai. Untuk melengkapi profil bisnis Kamu, Kamu harus terlebih dahulu memasukkan data seperti:

  • Nama brand, Kamu harus memasukkan nama brand yang sesuai dengan isi dari produk Kamu. Pilih nama brand yang khas dan mudah diingat.
  • Deskripsi, bagian deskripsi sangat penting. Karena calon pembeli biasanya membaca deskripsi transaksi untuk mengetahui apakah transaksi tersebut dapat dipercaya.
  • Masukkan deskripsi seperti apa yang Kamu jual, jam operasi, dan opsi pengiriman.
  • Masukkan promosi kupon saat ini jika toko Kamu memiliki promosi lain.
  • Gamber yang Mendeskripsikan produk atau bisnis kamu. Bagian ini berisi gambar tentang brand kamu dan juga dapat menyertakan gambar dalam bentuk program promosi dan kupon.

 

3. Daftarkan Program Gratis Ongkir

Kemudian lanjutkan ke cara agar Kamu bisa mendapatkan pelanggan pertama Kamu dan kemudian mendapatkan lebih banyak pesanan dari pembeli Kamu. Salah satunya  mengikuti program gratis ongkos kirim Shopee untuk  calon pelanggan.

Tentunya seluruh masyarakat menyukai program gratis ongkos kirim. Merchant Shopee berpartisipasi dalam program ini berdasarkan beberapa kriteria yang sudah tersesuaikan. Misalnya, toko Kamu memiliki setidaknya satu produk aktif dengan inventaris minimum satu.

Toko masih menerima pesanan selama 7 hari terakhir. Toko kamu juga menyediakan layanan pengiriman yang biasa tergunakan oleh Shopee. Misalnya J&T Express, SiCepat REG, Shopee Express Stkamurd, dll.

Bisnis juga harus memiliki tidak  lebih dari 3 poin penalti dan tidak ada riwayat pesanan palsu pada dalamnya.

 

4. Upload Foto Produk yang Lebih dari 2

Jika Kamu memiliki toko online dengan banyak produk di Shopee, unggah foto semua produk Kamu secara rutin. Semakin banyak produk yang Kamu miliki di toko Kamu, semakin besar kemungkinan calon pembeli yang membuka marketplace Kamu akan membeli produk Kamu.

Kamu dapat mengunggah setidaknya 10 foto produk per hari untuk satu produk saja atua beberapa produk. Metode ini tidak hanya memiliki niat membeli, tetapi juga mendeteksi dari sistem Shopee bahwa toko tersebut benar-benar aktif.

Saat mengunggah foto produk, pastikan untuk memberikan deskripsi yang akurat tentang informasi produk Kamu. Dari judul produk hingga foto produk, pastikan judulnya jelas dan foto produk memiliki kualitas resolusi tertinggi. Buat deskripsi produk dengan spesifikasi, aplikasi produk, dan detail lainnya.

 

5. Berikan Harga yang Mampu Bersaing

Tentu saja, ketika Kamu menjual barang yang banyak dijual orang di Shopee, Kamu akan selalu memiliki lebih banyak pesaing. Hal ini bisa dihindari dengan menawarkan harga yang lebih kompetitif. Pertama, Kamu dapat melakukan riset harga pesaing untuk menetapkan harga pasar dan menjaga persaingan tetap sehat.

Jangan hanya mengandalkan harga murah. Pembeli pasar semakin bersedia membeli produk berkualitas baik, meskipun harganya sedikit lebih tinggi. Hal ini juga memungkinkan Kamu untuk mengelompokkan pembeli Kamu, sehingga Kamu tidak perlu menawar produk Kamu, sehingga keuntungan Kamu juga lebih kecil.

Sekian dari Rudius Media, semoga bermanfaat ya!

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *