Kemenhub Tegur Super Air Jet Karena AC Mati Selama Penerbangan

kasus super air jet

News – Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan maskapai Super Air Jet yang terbang tanpa menghiraukan kondisi pendingin ruangan atau AC yang ada di dalam pesawat mati. Penumpang yang melakukan penerbangan dari Bali menuju Jakarta tersebut banyak yang mengeluh. Pasalanya para penumpang merasa kepanasa selama penerbangan tersebut.

 

Ditjen Perhubungan Udara dari Kementerian Perhubungan telah menyatakan akan menindaklanjuti kejadian tersebut dengan serius. Maria Kristi Endah Murni selaku Ditjen Perhubungan Udara menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan teguran yang serius atas permasalahan yang terjadi saat penerbangan kepada maskapai Super Air Jet tersebut.

 

Pihaknya juga akan melakukan inspeksi kelayakan persawat tersebut apakah aman untuk digunakan terbang kembali

 

Kristi sendiri membenarkan bahwa penyebab dari kejadian tersebut karena adanya gangguan teknis.

 

“Saya mendapatkan informasi bahwa pesawat tersebut mengalami gangguan pada sistem pengatur tekanan udara di cabin sehingga membuat suhu udara di kabin pesawat tinggi dan membuat penumpang menjadi tidak nyaman karena kepanasan,” ujar Kristi.

 

Kristi juga memberikan imbauan kepada seluruh maskapai untuk terus meningkatkan pelayanan yang mereka berikan serta mengutamakan keselamatan dan keamanan selama penerbangan. Apalagi musim lebran akan dating sebentar lagi yang membuat mobilitas masyarakat menjadi sangat tinggi.

 

“Pada periode persiapan angkutan udara lebaran tahun ini, kami akan melakukan ramp inspection/inspeksi terhadap pesawat yang akan beroperasi melayani mudik lebaran. Saya mengingatkan kembali para operator di bidang penerbangan untuk mematuhi prinsip 3S+1C dalam penerbangan yaitu Safety, Security, Services dan Compliance (kepatuhan pada aturan yang berlaku),” kata Kristi.

Baca Juga :  Perampokan Bank Arta Kedaton Lampung, 3 Orang Tertembak

Recommended For You

About the Author: admin 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *