Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, membuat menigkatnya tingkat literasi keuangan para pelajar. Banyak sekali para pelajar yang mulai mengetahui pentingnya mengatur keuangan dan melakukan investasi. Akan tetapi terdapat kendala bagi para tersebut, yaitu belum memiliki KTP untuk berinvestasi.

Ketika ingin berinvestasi, KTP merupakan hal yang wajib anda miliki. Itu karena KTP berguna untuk memastikan apakah investor tersebut merupakan warga negara indonesia atau bukan. Bagi anda, seorang pelajar, yang belum memiliki KTP tetapi ingin melakukan investasi, anda tidak perlu khawatir. Berikut ini adalah cara berinvestasi untuk pelajar yang belum memiliki KTP.

Minta Izin Orang Tua

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah meminta izin dari orang tua. Itu karena pelajar yang belum memiliki KTP tetap memerlukan KTP dan nomor rekening orang tuanya. Sehingga anda perlu meminta izin utuk berinvestasi terlebih dahulu. Pastikan orang tua anda tidak memiliki akun investasi pada perusahaan sekuritas yang anda pilih. Lalu pastikan juga nama pemilik dari KTP dan buku rekening untuk dana investasi sama.

Isi Data Diri

Setelah orang tua anda memberikan izin, anda bisa mengunduh aplikasi investasi yang anda inginkan. Untuk mengisi data diri pada aplikasi tersebut, anda bisa menggunakan nama, nomor KTP, dan nomor buku rekening milik orang tua anda. Biasanya ada juga perusahaan sekuritas yang meminat untuk mengirimkan foto selfie dengan KTP. Anda bisa meminta orang tua anda melakukannya jika memang perusahaan butuhkan. Jika orangtua anda memiliki NPWP, anda juga bisa mengisisnya menggunakan nomor miliki orang tua anda.

Gunakan NIK

Selain menggunaan akun milik orang tua, anda juga bisa mendaftarkan diri untuk investasi reksadana menggunakan NIK atau Nomor Induk Kependudukan yang ada di KK. Itu karena investasi reksadana tidak membutuhkan rekening dana nasabah jika anda ingin berinvestasi.

Pilih Instrumen Investasi Terbaik

Setelah anda memiliki akun di aplikasi investasi yang telah anda pilih, selanjutnya anda bisa memilih instrumen investasi terbaik yang akan anda pakai. Untuk memilih instrumen investasi, anda harus mempertimbangkan beberapa faktor seperti modal, waktu untuk analisis, toleransi risiko, tujuan investasi, dan pengetahuan terkait investasi.

Sebagai pelajar, instrumen asuransi yang tepat untuk anda adalah reksa dana dan deposito. Itu berdasarkan beberapa alasan seperti anda hanya memperoleh uang saku dari orang tua yang jumlahnya terbatas. Selain itu anda harus belajar dan melakukan kegiatan lain yang positif bersama teman anda sehingga anda hanya memiliki sedikit waktu untuk menganalisis pasar.

Reksa dana dan deposito cocok menjadi instrumen investasi bagi pelajar dan pemula karena anda tidak perlu mengelola sendiri uang investasi tersebut. Pada reksa dana, yang bertugas untuk mengelola uang investasi anda adlah manajer investasi. Sedangkan pada deposito, yang bertugas mengelola uang investasi anda adalah bank. Setiap instrumen investasi seperti reksa dana dan desposito memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing. Sehingga pilihlah instrumen investasi yang tepat berdasarkan kelebihan dan kekurangan tersebut yang sesuai dengan tujuan anda melakukan investasi.

Nah, itulah beberapa cara bagi anda yang seorang pelajar jika iangin melakukan investasi. Sebelum melakukan investasi, pelajari terlebih dahulu segala hal mengenai investasi. Sehingga anda memiliki dasar ilmu yang tepat untuk melakukan investasi. Dengan ilmu tersebut, investasi yang anda lakukan akan bisa berhasil dan anda akan bisa mendapatkan banyak keuntungan. Demikianlah rangkaian penjelasan singkat dari Rudius Media, semoga menginspirasi anda semua.

 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *